Situs Warungboto: Tak Banyak Dikenal Namun Menawan

Kolam Situs Warungboto

Yogyakarta memiliki banyak cagar budaya yang menarik untuk dikunjungi. Hal ini dikarenakan dahulu Kota Yogyakarta merupakan pusat Kerajaan Mataram. Salah satu cagar budaya yang menarik ditengah kota Yogyakarta yaitu Situs Warungboto. Situs Warungboto merupakan bekas pemandian para permaisuri pada jaman Kerajaan.

Daya Tarik utama pada situs ini adalah gaya arsitekturnya yang mirip dengan Situs Pemandian Tamansari. Selain itu, di situs ini juga terdapat banyak lorong-lorong yang menarik untuk ditelusuri. Pada Situs Warungboto terdapat dua buah kolam. Satu berbentuk bulat dan satunya berbentuk persegi. Kedua kolam teserbut saling terhubung. Menurut keterangan yang tertulis di lokasi, air dari kolam persegi berasal dari kolam bulat.

Situs Warungboto dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I. Kemudian pembangunan Situs Warungboto dilanjutkan pada masa Sultan Hamengkubuwono II pada tahun 1875.

Sebelum menjadi destinasi wisata yang terkenal seperti sekarang, Situs Warungboto sempat terbengkalai dan tidak terawat. Dinding-dinding situs ini ditumbuhi oleh lumut dan rumput liar. Pada area kolam juga dipenuhi sampah berserakan. Akan tetapi sejak tahun 2016, Situs ini resmi dikategorikan sebagai cagar budaya oleh pemerintah Yogyakarta.

Meskipun pernah terbengkalai, situs ini kini menjadi destinasi wisata hits warga sekitar Yogyakarta , bahkan wisatawan dari berbagai kota dan mancanegara pun tertarik untuk mengunjungi tempat ini. Arsitektur kuno yang disuguhkan menjadikan Situs Warungboto menjadi spot foto yang instagramable. Bahkan tak jarang pula dijadikan sebagai lokasi shooting short movie, foto prewedding, dll.

Lokasi dan Rute Menuju Situs Warungboto

Situs Warungboto berada di tengah pusat kota Yogyakarta tepatnya di Jalan Veteran No.77, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Agar dapat sampai ke lokasi Situs Warungboto dibutuhkan waktu 10 menit dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Untuk rutenya, jika kamu berada di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, bisa ambil jalur ke Timur menuju Jalan Sultan Agung-Kusumanegara sejauh 3Km. Jika sudah sampai diperempatan pabrik susu SGM, belok kanan ke arah selatan sejauh 1Km kamu akan menemukan Situs Warungboto di sebelah Timur jalan (sebelah kiri jalan). Apabila masih kurang paham bisa menggunakan google maps.

Transportasi Menuju Situs Warungboto

Untuk dapat mencapai Situs Warungboto kamu dapat menggunakan transportasi pribadi berupa sepeda, sepeda motor, atau mobil. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan transportasi umum seperti taxi, becak, dan bus transjogja. Disarankan jika ingin menggunakan kendaraan umum yang terjangkau dapat menggunakan transjogja karena tak jauh dari pintu masuk Situs Warungboto terdapat halte transjogja. Informasi lebih lanjut untuk rute transjogja dapat diakses di situs resmi dishub Jogja.

Penginapan dan Hotel Sekitar Situs Warungboto

Jika kamu berniat untuk menyiapkan foto prewedding atau ingin mengerjakan  film pendek namun kamu dari luar kota dan membutuhkan tempat menginap di sekitar Situs Warungboto terdapat banyak penginapan atau hotel yang dapat menjadi opsi pilihan.

Penginapan dan hotel disekitar Situs Warungboto yang radiusnya tidak lebih dari 3 KM dapat dipesan dengan harga mulai Rp 90.000,- per malamnya yang tentunya kamu dapat menyesuaikan dengan selera dan anggaran yang ada.

Beberapa nama hotel murah di Jogja dapat kamu temukan di sini.

Harga Tiket Masuk, Jam Kunjung, dan Fasilitas

Harga Tiket masuk Situs Warungboto sebesar Rp.0,- alias gratis atau free. Agar dapat menikmati arsitektur bersejarah dan berswafoto di situs ini, kamu hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan. Jika kamu membawa kendaraan pribadi, maka biaya parkir yang dibayarkan sebesar Rp. 3000/kendaraan untuk kendaraan roda dua dan sebesar Rp. 5000,- untuk kendaraan roda empat.

Situs Warungboto buka setiap hari mulai pukul 06.00 – 16.00 WIB.

Fasilitas yang terdapat di Situs Warungboto juga cukup lengkap yaitu terdapat toilet umum, warung, dan area parkir yang cukup luas.

Kemiripan arsitektur Situs Warungboto dengan Situs Tamansari dapat disebut sebagai ‘hidden gem’ karena tak banyak orang yang tahu tentang tempat wisata ini. Selain bisa berfoto cantik dengan background bangunan bersejarah, dengan mengunjungi Situs Warungboto juga dapat belajar sejarah dan kebudayaan yang ada di Yogayakarta. Bagaimana? Untuk itu jangan sungkan untuk langsung jadwalkan liburanmu dan booking hotel segera untuk menemukan tempat wisata ‘hidden gems’ di Jogja.

Bukan seorang fanatik tapi hanya mengisi waktu luang untuk menulis dan berbagi.

    Tinggalkan Komentar

    Email Anda tidak akan dipublikasikan*